120 view

KSP FLORES TIMUR

Potensi dan obyek daya tarik wisata dikembangkan berdasarkan arah kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah melalui Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 2 Tahun 2013 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Tahun 2013 – 2023. Sebagai bagian dari pengembangan pariwisata, tahapan pengembangan kawasan merupakan landasan bagi perumusan/formulasi rencana lebih lanjut secara spasial. Regionalisi/perwilayahan merupakan salah satu metode yang ditujukan untuk menentukan batas-batas homogenitas ruang khususnya berkaitan dengan kepariwisataan (atraksi, amenitas dan aksesibilitas. Secara spesifik, pembagian KSP di Kabupaten Flores Timur didasarkan pada beberapa kondisi, yaitu: kedudukan dan sebaran obyek wisata yang ada, sebaran aksesibilitas pendukung yang merata antar kecamatan, sebaran fasilitas pelayanan yang bervariasi antar wilayah kecamatan, posisi geografis dan potensi wilayah kecamatan yang dapat berfungsi sebagai penghubung dari wilayah di sekitarnya dan kondisi geomorfologi kawasan Kabupaten Flores Timur. Masing-masing KSP memiliki karakter spesifik yang merupakan perpaduan antara unsur kesamaan tema, kedekatan jarak, kemudahan pencapaian/rute serta kedekatan terhadap pusat pelayanan. Gambaran umum masing-masing kawasan dapat dilihat pada tabel dan peta berikut ini:

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook