Bawakan ‘Nulu Nuda’, SMAK Yohanes Paulus II Siap Tampil di Festival Seni dan Budaya Florata 2019

By Admin Pariwisata 01 Agu 2019, 11:27:09 WIBSeni & Budaya

Bawakan ‘Nulu Nuda’, SMAK Yohanes Paulus II Siap Tampil di Festival Seni dan Budaya Florata 2019

(Keterangan foto; Siswa-siswi SMAK Yohanes Paulus II dalam Parade Pembukaan Festival Seni dan Budaya Florata 2019 di Manggarai Barat).

SMAK Yohanes Paulus II Waibalun menjadi perwakilan dari Flores Timur dalam ajang Festival Seni dan Budaya Florata 2019 di Manggarai Barat. Dalam ajang ini, SMAK Yohanes Paulus II Waibalun akan menampilkan tarian Nulu Nuda dari Adonara.

Tarian ini sendiri bercerita tentang proses penciptaan kain sarung sebagai sebuah proses kebudayaan yang juga melibatkan ritus adat.  “Tarian ini tentang pembukaan lahan, ritus adat, memisahkan kapas dari bijinya, menghaluskan kapas, dan seterusnya hingga ditenun dan menjadi sarung, khusus untuk penampilan ini, kami membuat menjadi nowing,” jelas Erni Lamanepa, guru pendampingnya.

Erni juga mengungkapkan bahwa selama dua minggu, anak-anak dipersiapkan secara khusus untuk dilatih dan mendalami makna tarian ini, dengan dibantu oleh Ningsih Rianghepat, seorang pelatih tari sekaligus guru dari Watoone dan En Hurint, seorang koreografer Flores Timur yang direkomendasikan khusus oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur untuk mendampingi siswa-siswi ini hingga ke Labuan Bajo.

Erni Lamanepa berharap bahwa kehadiran SMAK Yohanes Paulus II Waibalun ini dapat memberikan suatu penampilan terbaik dari Flores Timur sehingga dapat mengharumkan nama Flores Timur dalam festival ini.

“Sesuai harapan Kepala Sekolah, kami berharap anak-anak dapat tampil maksimal untuk dapat mengharumkan nama Flores Timur dalam festival ini,” pesannya. Untuk pentas tarian ini sendiri, SMAK Yohanes Paulus II mengirimkan 15 siswa-siswi yang terdiri dari 7 siswa dan 8 siswi, dan Erni Lamanepa sebagai guru pendamping. Nulu Nuda sendiri akan ditampilkan pada hari ini, Kamis (01/08/2019) di Lapangan Kampung Ujung Labuan Bajo.

Dihubungi secara terpisah, koreografer tarian, En Hurint bercerita tentang antuasias siswa-siswa yang akan tampil malam nanti. “Anak-anak sudah siap tampil malam ini, menampilkan yang terbaik dari Flores Timur,” tegasnya.  

SMAK Yohanes Paulus II Waibalun sendiri juga didampingi tim dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur selama pelaksanaan Festival Seni dan Budaya Florata 2019.

Hadirnya Flores Timur di ajang ini, selain sebagai peserta tetap dari event tahunan ini, namun juga menjadi sebuah hal yang penting mengingat Labuan Bajo telah menjadi sebuah destinasi populer di Indonesia bahkan di dunia. Dengan demikian, melalui kehadiran dan keterlibatannya, Flores Timur dapat dikenal dan juga dapat dipromosikan sebagai salah satu destinasi wisata dan budaya di Flores.

Festival Seni dan Budaya Flores dan Lembata (Florata) Tahun 2019 sendiri dilaksanakan di Lapangan Bola Kaki Kampung Ujung, Labuan Bajo, tanggal 30 Juli hingga 2 Agustus mendatang.

 

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Apakah Informasi Website Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bermanfaat bagi Anda?
  Tidak Bermanfaat
  Kurang Bermanfaat
  Sangat Bermanfaat
  Bermanfaat

Komentar Terakhir

  • Judyurind

    <a href="http://atenolol50mg.com/">atenolol</ a> <a ...

    View Article
  • Playelmrola

    hgv [url=https://onlinecasinobay.us.org/#]no deposit casino[/url] nly ...

    View Article
  • proxarogs

    qss [url=https://freecasino888.us.org/#]free casino games[/url] lbw ...

    View Article
  • Paulurind

    <a href="http://cialisq.com/">buy generic cialis</a> <a ...

    View Article