Christiano Making dan Katarina Lamabelawa dari Flotim Wakili NTT dalam JETRANAS 2019 di Bali

By Admin Pariwisata 05 Agu 2019, 22:33:50 WIBSeni & Budaya

Christiano Making dan Katarina Lamabelawa dari Flotim Wakili NTT dalam JETRANAS 2019 di Bali

Christiano Making dari SMAS Seminari San Dominggo Hokeng dan Katarina Rosalia Lamabelawa dari SMAN 1 Larantuka dari Kabupaten Flores Timur mewakili Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam kegiatan Jejak Tradisi Nasional (JETRANAS) di Bali yang mengusung tema Memajukan Kebudayaan, Merekatkan Kebinekaan, tanggal 04 s.d 9 Agustus 2019.

Christiano Making dan Katarian Rosalina Lamabelawa telah lolos dalam proses seleksi tingkat Regio Bali Nusra beberapa waktu yang lalu, dan sebagai lanjutannya kedua siswa ini berhak mengikuti kegiatan ini.

Dihubungi pariwisata.florestimurkab.go.id, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur, Katarina M. Rin Riberu, S.Ip.,M.Si yang turut mendampingi kedua siswa ini di Bali menjelaskan bahwa kedua siswa ini bersama dengan siswa-siswi terbaik yang telah lolos dalam proses seleksi ini akan melakukan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan tradisi di Bali.

“Jumlah peserta dan pendamping dari masing-masing Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) sebanyak 9 orang, dari 11 BPNB yang ada di Indonesia, ditambah peserta lokal dari Bali sebanyak 32 orang,” jelasnya saat mengikuti kegiatan pembukaan Jetranas, (04/08/2019). Kesebelas BPNB di Indonesia terdiri dari; Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Kalimantan Barat, Bali, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, Papua, Kepulauan Riau.

Rin Riberu juga mengungkapkan kebanggannya atas terpilihnya wakil dari Flores Timur yang kemudian mewakili provinsi NTT. “Tentunya ada perasaan bangga dan salut untuk kedua siswa kita dari Flotim, yang telah terpilih untuk mewakili NTT, sekaligus mengharumkan nama Flotim,” tambahnya.

Menyangkut kegiatan yang akan dilakukan kedua siswa ini selama di Bali, Rin menjelaskan bahwa kedua siswa ini akan menjalan proses live in di desa adat di Bali. “Besok, peserta mengikuti kegiatan live in di desa adat setelah itu mereka akan mambuat makalah singkat terkait kebudayaan masing-masing dan kebudayaan yang dikunjungi akan dipresentasikan. Selanjutnya akan dipilih siswa atau peserta terbaik,” terangnya.

Dilansir dari laman Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Jejak Tradisi Nasional (JETRANAS) dilaksanakan sebagai upaya untuk melestarikan kekayaan dan keberagaman tradisi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Potensi kekayaan dan keberagaman tradisi tersebut harus dikelola dengan baik agar tetap lestari dan memberikan dampak positif bagi pendukungnya, juga bagi masyarakat lain yang mempelajarinya.

Melalui kegiatan JETRANAS ini, generasi muda tetap bisa mengenali tradisi bangsa yang sarat dengan nilai budaya terutama kearifan lokal untuk memperteguh kebangsaan serta jati diri generasi muda sebagai bangsa Indonesia.

Jejak Tradisi Nasional (JETRANAS) diikuti oleh siswa/i SMU sederajat yang telah diseleksi melalui kegiatan Jejak Tradisi Daerah (JETRADA) oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB). Ada 11 (sebelas) BPNB dengan wilayah kerja melingkupi seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke, sehingga peserta JETRANAS merupakan cerminan pemuda dan pemudi dari seluruh wilayah Nusantara. Ruang lingkup kegiatan Jejak Tradisi Nasional adalah mengunjungi wilayah-wilayah yang masih mempertahankan tradisi, yang terdapat aktivitas-aktivitas budaya maupun karya budaya suatu masyarakat. Kegiatan JETRANAS meliputi beberapa bentuk kegiatan, antara lain: observasi dan wawancara mengenai karya budaya, penulisan laporan dan presentasi.

(Ket. foto; Christiano Making dan Katarina Rosalia Lamabelawa saat mengikuti acara pembukaan Jetranas di Bali, 04/08/2019).

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Apakah Informasi Website Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bermanfaat bagi Anda?
  Tidak Bermanfaat
  Kurang Bermanfaat
  Sangat Bermanfaat
  Bermanfaat

Komentar Terakhir

  • Judyurind

    <a href="http://atenolol50mg.com/">atenolol</ a> <a ...

    View Article
  • Playelmrola

    hgv [url=https://onlinecasinobay.us.org/#]no deposit casino[/url] nly ...

    View Article
  • proxarogs

    qss [url=https://freecasino888.us.org/#]free casino games[/url] lbw ...

    View Article
  • Paulurind

    <a href="http://cialisq.com/">buy generic cialis</a> <a ...

    View Article