Desiminasi Hasil Penelitian Peranan Pelabuhan Kuno di Flores Timur dalam Jalur Perdagangan Nusantara

By Admin Pariwisata 22 Mei 2019, 13:36:31 WIBCagar Budaya

Desiminasi Hasil Penelitian Peranan Pelabuhan Kuno di Flores Timur dalam Jalur Perdagangan Nusantara

Secara geografis, wilayah Kabupaten Flores Timur terdiri atas beberapa pulau besar yakni bagian timur pulau Flores, Adonara, dan Solor. Setidaknya terdapat tiga pelabuhan kuno yang selanjutnya menjadi objek penelitian ini, yaitu pelabuhan Larantuka di pulau Flores bagian timur, pelabuhan Lohayong di pulau Solor, dan pelabuhan Adonara di pulau Adonara.

Namun ada beberapa pertanyaan yang dapat dimunculkan dari pernyataan di atas, yakni keberadaan pelabuhan kuno lain yang ada di Flores Timur selain ketiga pelabuhan kuno ini, tinggalan arkeologi yang terdapat di pelabuhan kuno ini, fungsi tinggalan arkeologi yang berasosasiasi dengan pelabuhna kuno tersebut, serta peran pelabuhan-pelabuhan kuno di Flores Timur terhadap jalur perdagangan Nusantara pada abad XVI – XX.

Hal inilah yang dipresentasikan oleh tim arkeolog dari Balai Arkeolog Bali dalam kegiatan Desiminasi Hasil Penelitian Peranan Pelabuhan Kuno di Flores Timur dalam Jalur Perdagangan Nusantara pada Abad XVI-XX di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur, Jumad 17 Mei 2019.

Presentasi ini dilakukan di depan para narasumber yang terdiri dari beberapa budayawan dan sejarahwan lokal dari Larantuka dan Adonara seperti Bernad Tukan, Rofinus Kean, dan Yohanes Kowa Kromen dan Wahid serta anak-anak sekolah dari SMPK Ratu Damai Waibalun, SMPK Mater Inviolata, SMPN I Larantuka, SMPK St. Gabriel, dan SMPK St. Yusuf. Pelibatan siswa-siswa ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan mereka tentang sejarah yang pernah terjadi di Flores Timur.

Tujuan penelitian ini, menurut I Wayan Sumerata, kepala tim peneliti, adalah untuk mengetahui lokasi pelabuhan kuno dan tinggalan-tinggalan arkeologi yang terkait dengan aktivitas perdagangan pada abad ke XVI – XX di Flores Timur. Selain itu untuk mengetahui fungsi tinggalan-tinggalan arkeologi yang berhubungan dengan pelabuhan kuno, baik letak geografis maupun konteks lingkungan di mana tinggalan itu berada. Setelah diketahui tinggalan-tinggalan arkeologi dan fungsinya yang berhubungan dengan pelabuhan kuno, maka akan diketahui sejauh mana peran pelabuhan-pelabuhan di Flores Timur terhadap jalur perdagangan Nusantara pada abad ke XVI – XX. Diharapkan, pelabuhan kuno yang menjadi obyek utama penelitian ini dapat menceritakan  kronologi sejarah yang pernah terjadi di Flores Timur, dan hal ini sejalan dengan tujuan penelitian arkeologi yang pertama yaitu merekonstruksi sejarah di sini. Pelabuhan-pelabuhan yang sudah diteliti sejauh ini adalah pelabuhan di Lohayong, Menanga dan Kalike di Solor serta Sagu di Adonara.

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Apakah Informasi Website Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bermanfaat bagi Anda?
  Tidak Bermanfaat
  Kurang Bermanfaat
  Sangat Bermanfaat
  Bermanfaat

Komentar Terakhir

  • NupjumpizeGup

    jln <a href="https://cbdoil33.com/#">buy cbd new york</a> uzv ...

    View Article
  • LowlWeeleap

    uqf <a href="https://buycbdoil33.com/#">cbd oil for pain</a> ...

    View Article
  • proxarogs

    eag <a href="https://hempcbd11.com/#">what is hemp oil</a> pnw ...

    View Article
  • NupjumpizeGup

    gqz <a href="https://cbdoil33.com/#">cbd oil for pain</a> qys ...

    View Article