Disparbud Flotim Gelar Pelatihan Tata Kelola Homestay

By Admin Pariwisata 05 Des 2019, 10:03:16 WIBInfo Homestay

Disparbud Flotim Gelar Pelatihan Tata Kelola Homestay

Dalam rangka mempersiapkan Larantuka sebagai destinasi wisata khususnya wisata religi Semana Santa, maka Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Flores Timur menggelar Pelatihan Tata Kelola Homestay di Aula Hotel Gelekat Nara pada 2 dan 3 Desember 2019.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Disparbud, Apolonia Corebima, SE., M.Si ini menggunakan dana DAK Non Fisik Tahun 2019. Dalam sambutannya, Nia Corebima –demikian sapaannya, mengungkapkan bahwa setiap tahunnya Larantuka dikunjungi hampir lima ribuan peziarah. Jumlah peziarah yang demikian banyaknya tentunya tidak bisa diakomodir sepenuhnya oleh penyedia jasa akomodasi berupa hotel dan penginapan yang ada di Larantuka yang jumlahnya masih sangat terbatas. Maka konsep penginapan homestay ini, -menurutnya, paling cocok untuk mengatasi permasalahan akomodasi bagi tamu dan peziarah selama penyelenggaran Semana Santa di Larantuka. Nia juga berharap bahwa Larantuka ke depannya dapat dikenal sebagai Kota Homestay.

(Ket. foto: praktek yang dilakukan oleh pemateri, Markus S. Betan. Sumber foto: Disparbud Flotim)

Dengan adanya homestay yang nyaman, peziarah diharapkan lebih lama tinggal di Larantuka untuk menikmati destinasi wisata lainnya seperti wisata alam dan budaya yang ada di Larantuka sehingga secara tidak langsung hal ini dapat memberikan dampak ekonomi kepada warga masyarakat. Di samping itu pula, adanya festival dan aktifitas wisata yang bakal digelar secara reguler di tahun-tahun yang akan datang diharapkan juga dapat menjadi peluang bisnis yang baik juga bagi jasa homestay.

Menyangkut rencana pembangunan sejumlah homestay baru yang akan dibangun di Larantuka, Nia menambahkan bahwa program ini dilaksanakan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) dan berkoordinasi dengan Disparbud Flotim dalam hal penyediaan data. Homestay yang akan dibangun diprioritaskan di sekitar destinasi wisata religi Semana Santa pada lahan warga yang sebelumnya sudah didata dan sudah menjalankan aktifitas jasa homestay.

(Ket. foto: Kegiatan visitasi ke homestay. Sumber foto: Disparbud Flotim)

Dalam kegiatan pembukaan ini, hadir pula Sekretaris Disparbud, Katarina M. Rin Riberu, S.Ip.,M.Si, Kepala Bidang Pemasaran dan Kemitraan, Silvester S. T. Kabelen, SE, Kepala Bidang Pengembangan Seni dan Budaya, Cornelia S. Koten, S.Sos.

Pemateri dalam kegiatan ini adalah Kepala Bidang Pemasaran dan Kemitraan, Silvester S. T. Kabelen, SE., yang membawakan materi Pengelolaan Homestay, praktisi hotel dan kuliner, Markus S. Betan yang membawakan materi menyangkut Manajemen Kebersihan dan Kenyamanan Homestay, serta Eduardus L. Larantuka, Amd.Par, dengan materi Komunikasi di Homestay.

 

Sebagai peserta, hadir lebih dari 50 peserta pemilik/pengusaha homestay yang berada di kota Larantuka dan sekitarnya. Menurut seorang peserta, Veronica Bunga, pelatihan seperti ini sangat bermanfaat bagi pengembangan kualitas pelayanan homestay. Pemilik Gino Homestay di Weri ini mengungkapkan bahwa homestay merupakan prospek bisnis rumahan yang lumayan membantu meningkatkan perekonomian keluarga sehingga pelatihan-pelatihan seperti ini dapat membantu menambah wawasannya tentang pengelolaan homestay yang baik. “Pelatihan ini sangat membantu dalam meningkatan kualitas pelayanan, tinggal kita sendiri sebagai pemilik homestay untuk mengembangkan dan juga mempromosikannya, selain dibantu juga dari Disparbud,” lanjutnya.

Dalam kegiatan ini, dilakukan juga praktek housekeeping oleh Markus S. Betan, dan peserta pun diajak untuk melakukan visitasi ke beberapa homestay yang sudah cukup baik pengelolaan dan fasilitasnya. Diharapkan dari kegiatan ini, para pemilik/pengusaha homestay dapat belajar mengelola dan mengembangkan kualitas pelayanannya.

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

  1. mesin potong rumput 16 Des 2019, 15:11:04 WIB

    dalam tata kelola homestay kalau bisa di kelola juga pak bagian kebun atau depan homestaynya. Karena ketika saya menginap di homestay akan lebih menarik jika memiliki kebun atau pekarangan dengan rumput yang hijau. untuk pengelolaannya bisa menggunakan mesin potong rumput atau alat perkebunan lainnya demi menjaga kebun depan homestay tetap bagus

    Peredam suara 17 Feb 2020, 15:12:43 WIB

    pemerintah daerahnya mulai peka ya, daripada buat hotel besar yang bisa saja merusak lingkungan. lebih baik manfaatkan rumah warga untuk dijadikan homestay tapi juga pakai standar hotel.tapi kira-kira satu kamar dengan kamar lainnya peredam suaranya bagus tidak ya?

View all comments

Write a comment

Online Support

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Apakah Informasi Website Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bermanfaat bagi Anda?
  Tidak Bermanfaat
  Kurang Bermanfaat
  Sangat Bermanfaat
  Bermanfaat

Komentar Terakhir

  • Edwarderuby

    amatuer milf blowjob pic [url=https://fastmilheechee.cf]fastmilheechee[/url] free homemade ...

    View Article
  • Wimurind

    [url=http://sildalis365.us.com/]generic sildalis[/url] ...

    View Article
  • Jasonurind

    <a href="http://aqutaneiso.com/">buy accutane online canada</a> <a ...

    View Article
  • Wimurind

    <a href="http://viagrabest.us.com/">viagra no prescription</a> ...

    View Article